Film Asik: Gone


Gone
(Summit Entertainment)
Genre: Drama, Action, Thriller, Suspense
Starring: Amanda Seyfried, Emily Wickersham, Wes Bentley, Jennifer Carpenter, Erin Carufel
Director: Heitor Dhalia

Meskipun formula film thriller-suspense kebanyakan sudah basi, usang, dan mudah ditebak namun kehadirannya tetap dinantikan bukan hanya oleh penggemar genre ini tetapi juga kaum awam. Apalagi, film bergenre ini kerap memasang aktor kelas A sebagai pemain utamanya. Kali ini, aktris yang melejit namanya sejak beradu akting dengan aktor kaliber Oscar yakni Meryl Streep dan Colin Firth di Mamma Mia, Amanda Seyfried kembali mencoba peruntungan bermain di film yang mengetengahkan kisah seorang gadis yang mengalami trauma mental setelah berhasil lolos dari penculikan setelah sebelumnya pernah sukses membintangi Chloe yang bergenre sama. Tak bisa dipungkiri Amanda Seyfried sedang giat mencoba berbagai peran serius (dan/atau tangguh) belakangan ini, dan usahanya cukup terbayar melalui film yang dirilis studio yang juga membawa saga Twilight merajai box office di seluruh dunia.

Jill Parish (Seyried) sedang mencoba bangkit dari peristiwa masa lalu yang sangat membekas hingga menimbulkan trauma. Dia yakin pernah menjadi korban penculikan, disekap di dalam sebuah lubang di tengah hutan namun berhasil kabur dari sang penculik. Sayangnya, tak seorangpun percaya akan ceritanya. Satu-satunya yang setia menemani Jill adalah adiknya, Molly (Wickersham). Suatu ketika Jill mendapati adiknya menghilang secara misterius. Tidak ditemukan tanda-tanda adanya tindakan penculikan di rumahnya. Jill kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dengan argumen bahwa sang penculik telah kembali. Merasa tidak puas dengan respon polisi, Jill berinisiatif untuk menyelamatkan adiknya dengan caranya sendiri dan berhadapan dengan musuh masa lalunya sekali lagi.

Dari segi cerita, film ini sebenarnya tidak membawa sesuatu yang baru. Plot seorang gadis yang dipikir terlalu over-reacting dan mengada-ada ketika kehilangan orang terdekatnya secara misterius sudah beberapa kali dikemas dalam jalinan cerita dengan latar belakang berbeda dan sedikit variasi, seperti Flightplan (2005) dan Abandoned (2009). Satu hal yang cukup mencuri perhatian di film besutan Dhalia ini adalah bagaimana Amanda Seyfried bukan hanya sekedar menyuguhkan namun menghidupkan kondisi trauma pasca-penculikan yang sangat dia yakini meskipun tak didukung satupun bukti yang valid pada karakter yang dia mainkan. Di beberapa scene diperlihatkan reminder handphone Jill dengan note “Smile” yang berarti saatnya dia meneguk pil untuk tetap tenang dan tidak keluar jalur. Sayangnya, film ini kecolongan saat scene dimana Jill sedang melayani seorang pelanggan di kafe tempat dia bekerja, dan sang pelanggan bersikap sangat tidak wajar. Disitulah penonton sudah bisa menebak bahwa sang pelangganlah yang menjadi musuh bebuyutan Jill selama ini, dan berencana untuk menculik Molly.

Film ini tidak sepenuhnya bercela. Tense yang dibangun dari awal berakhir klimaks bahkan sukses memancing decak kagum penonton. Ending yang tidak dipaksakan dan tidak dibiarkan menggantung membuat Gone berada satu level diatas film-film serupa. Satu catatan kecil buat Seyfried, berhentilah merampas mobil orang di film selanjutnya!