Postingan

Ah sudahlah...

Gambar
Halo, halo! It’s Joe again. Sebelumnya gue udah nyiapin review Jumanji 2017 untuk di-post di penghujung tahun 2017 kemarin tapi... karena baper berat akhirnya gue milih topik ini untuk membuka tahun 2018 ini.
Tahun Baru Dua Ribu Delapan Belas. Yes, pastinya banyak yang hepi menyambut tahun baru. Ada yang dapat kerjaan baru, handphone baru, pindah ke rumah baru, mobil baru (atau masih setia nerusin cicilan), pasangan baru, mertua baru, jenis kelamin yang baru... Pokoknya semua yang baru-baru lah. Intinya segala kebaru-baruan ini bikin kita excited, jelas. Apakah gue termasuk orang yang excited nyambut tahun baru ini? Well, ini dia ceritanya.
Sebenarnya idealnya (oke abaikan kehancuran struktur bahasa barusan) kita memang bersyukur menyambut tahun baru. Soalnya, kata quote-quote yang suka nongol di timeline Instagram gue yang ga seberapa followersnya itu:

Bener, kita harus bersyukur!
Banyak banget yang bilang syukur itu kunci kebahagiaan. Nah, dari pengalaman gue, satu hal yang agak bikin …

#KapalApiPunyaCerita: Dari Nusantara hingga Australia - Tetap Yang Paling Enak!

Gambar
Sesuai jargonnya, kopi Kapal Api memang “Jelas Lebih Enak”. Bahkan tak berlebihan jika saya menyebutnya yang paling enak. Keluarga kami sudah tiga generasi berhubungan mesra dengan kopi Kapal Api, dan semua itu dimulai dari nenek saya (Oma). Sebagai wanita yang bekerja keras sejak muda, Oma gemar minum kopi, selain sebagai moodbooster, Oma juga sering menikmati kopi sebagai teman di waktu senggang. Kebiasaan itu terus menurun ke ibu saya dan kakak-adiknya, lalu saya dan para sepupu. Karena Oma, kami hanya setia dengan satu merek kopi selama beberapa dekade: Kapal Api.

Bukannya kami tak pernah iseng mencicipi merek kopi lain. Sewaktu tinggal di rumah Om saya yang suka berpetualang di Jakarta, beliau sering membawa pulang jenis kopi lain untuk dicoba. Salah satunya adalah kopi khas daerah yang kental dengan nuansa etnik-nya, mulai dari kemasan pembungkusnya yang didesain minimalis ala zaman now sampai teks di belakang kemasan yang pakai beberapa bahasa asing sekaligus. Om saya sempat mem…

Kuliah di Australia: Nggak Seindah Postingan Instagram!

Gambar
Halo, halo! I’m back! Hahaha... Udah lama banget ya sejak gue posting artikel di blog ini. Sejak pindah ke Melbourne 6 bulan lalu, waktu luang menjadi sebuah kemewahan buat gue. Dengan tuntutan berstandar tinggi dari LPDP dan perkuliahan yang menggugah jiwa, meremukkan raga dan menguras segala tenaga (ciyus no lebay), gue kesulitan untuk rutin posting artikel di blog ini.
Syahdan, seminggu lalu gue dapat email reminder dari IDWebhost, provider hosting gue, yang mengingatkan gue bahwa domain LandofFab.com ini udah mendekati masa expire. Whaaattt? Udah setahun aja? Memang benar, setahun itu ternyata cepat banget loh gengs. Namun apa mau dikata, LandofFab udah lumayan established di per-Google-an, jadilah gue extend domain ini untuk satu tahun lagi, disertai tekad bulat untuk rajin-rajin update. Ray juga sibuk dengan ujian profesi dokter gigi-nya – we wish him the best for his future – jadi fix vakum buat ngisi artikel sampai jangka waktu yang entah kapan!
Oke, kali ini gue bakal update la…

The Wonder of Wonder Woman: Movie Recap

Gambar
Fab Score: 4 of 5
(Contains spoiler)
Tom Cruise's "The Mummy" hit Indonesia cinemas yesterday - earlier than the international openings - and movie enthusiasts rushed to watch it. I went to the cinema yesterday, searching for affordable entertainment. I did not know that "The Mummy" opened yesterday and honestly did not quite interest to watch it. I had watched Tom acting as a soldier, lover, one-eyed Nazi colonel, secret agent, space scientist, and many other roles, so the prospect of seeing him as a mummy-defender archaeologist did not quite tempt me, at least not now. Sorry folks, not a member Cruise crush groupies.


However, I was dying to see Wonder Woman. Most reviews praised it as a heartwarming girl-power movie comboed with testoteronic actions. As promising as it sounds, it was not my reason to come to the cinema yesterday. I had to see Wonder Woman because it is the first superheroine movie in the last few decades: how many times we see a heroine in movi…

Persiapan Keberangkatan (PK) Beasiswa LPDP: How bad do you want it?

Gambar
Hello! Jojo is back!
Been a while ya sejak artikel terakhir tentang Rainy-Days Song itu. Dalam artikel kali ini gue akan membahas kelanjutan beasiswa LPDP yang gue terima beberapa waktu lalu.

Setelah resmi dinyatakan sebagai awardee pada Desember 2016 lalu, gue menunggu cukup lama untuk stage berikutnya: yaitu Persiapan Keberangkatan (PK). Gue sendiri menerima email informasi tentang PK akhir Februari 2017 lalu, jadi gue menunggu sekitar dua bulan sampai dapat update itu.
Selama 2 bulan itu gue nggak tinggal diam. Gue ngirim 3 email ke PIC PK, Pak Kamil dan menanyakan perihal kejelasan jadwal PK. Alasannya yaitu kuliah gue yang bakal mulai Juli 2017 nanti, jadi gue nggak bisa di-"gantung" lama-lama, karena masih harus ngurus visa, nyari kos, dan berbagai PR lainnya yang butuh waktu, tenaga, kesabaran dan pastinya duit.


Dalam email itu disebutkan kalau gue bakal diikutsertakan dalam PK angkatan keseratus empat (PK-104). Berbagai persiapan mulai dilakuin oleh teman-temang seangka…